Selasa, 16 Februari 2010

salmon salmon :D

Buat para penggemar seafood atau japanese food,kelezatan ikan salmon pasti sudah tidak asing lagi di lidah, pastinya juga merupakan salah satu pilihan favorit kalian. Selain rasanya yang suuuper lezat, paduan warna dagingnya pun sangat menarik, sangat menggugah selera.


ikan salmon yang lahir di perairan tawar dan bermigrasi ke lautan
Secara umum, salmon adalah spesies anadromous, yaitu spesies yang bermigrasi untuk berkembang biak. Salmon lahir di perairan air tawar, bermigrasi ke lautan, lalu kembali ke air tawar untuk bereproduksi. Bagi masyarakat Amerika Serikat dan sebagian Eropa, ikan salmon sudah menjadi kebutuhan utama makanan mereka.

Dibanding ikan lainnya, daging ikan salmon memang terasa sangat lembut. Ini dikarenakan kandungan lemak tak jenuhnya (lemak Omega-3) yang terdapat pada salmon cukup tinggi. Menurut penelitian, Omega-3 ini dapat membantu menurunkan tingkat kolesterol, sehingga dapat terhindar dari penyakit jantung dan stroke. Selain itu, Omega-3, juga dapat membantu pertahanan tubuh dari serangan kanker dan radang sendi (arthritis).

Ada berbagai macam cara untuk mengolah daging ikan salmon, yang paling mantap menurut saya adalah jika dijadikan salmon sashimi (daging ikan yang diiris tipis2 dan disajikan apa adanya alias mentah). Tidak semua orang menyukai rasa salmon sashimi yang amis, salah satunya teman saya sendiri yang pernah bilang bahwa dia ingin muntah seusai menyantap hidangan salmon sashimi yang kebalikannya justru menurut saya teramat sangat lezat dan membuat ketagihan :P
lezatnya salmon sashimi, yumm !


Harga ikan salmon memang cukup mahal, tapi kandungan gizi dan citarasanya menurut saya cukup sesuai. Jadi tunggu apa lagi ?? Rasakan kelezatan dan manfaatnya, Semoga bermanfaat yaa ;)

Insiden Alas Tlogo 30 Mei 2007, Pelanggaran HAM ???

Insiden Alastlogo merupakan peristiwa penembakan yang dilakukan oleh Marinir TNI AL terhadap warga petani pada tanggal 30 Mei 2007 di Desa Alastlogo, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.


Menurut warga bentrokan ini dipicu kedatangan pasukan Marinir ke lokasi kejadian dan langsung melepaskan tembakan.Peristiwa itu terjadi pukul 09.30. Mulanya sebuah traktor yang dikawal sepuluh personil TNI menggarap lahan yang sudah ditanami ketela pohon oleh warga dan hendak diganti menjadi kebun tebu. Para tentara membawa senjata laras panjang dan pistol. Bentrokan antara warga dan marinir bermula dari upaya pembuldoseran tanaman warga di atas tanah yang masih berstatus sengketa oleh pekerja dari PT Rajawali, sebuah perusahaan hortikultura yang menjadi mitranya TNI AL. Untuk menjalankan aksinya itulah, para pekerja dikawal oleh para marinir.

Kemudian sekitar 50 warga Alas Tlogo mendatangi lokasi tanah yang mau dirombak itu. Menurut Kepala Desa Alas Tlogo Imam Sugnadi, warga hanya mau mengingatkan agar tanah yang sudah ditanami ketela pohon itu tidak dirombak atau digarap dulu karena proses hukum terhadap tanah belum selesai.

Melihat banyak warga mendatangi lokasi penggarapan lahan, para tentara itu gelisah, apalagi setelah puluhan warga meneriaki tentara. Tembakan peringatan sebanyak dua kali pun dikeluarkan, setelah itu tembakan diarahkan ke arah warga. Warga berlarian, sebagian terkena tembak dan terjatuh.

Kemudian para para tentara itu gelap mata. Mereka menembaki rumah warga. Beberapa ibu-ibu yang sedang memasak dan memotong ketela pohon di luar rumah ikut ditembaki. Seorang ibu bernama Mistin (25) yang sedang menggendong anaknya Khoirul (4) ikut tertembak dan langsung meninggal, sedangkan anaknya yang juga terkena tembakan di dada kanan dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Sjaiful Anwar di Malang.

Melihat teman dan saudaranya ditembak, warga kemudian marah dan bergerak ke jalan utama penghubung Probolinggo-Pasuruan di Kecamatan Lekok yang berjarak dua kilometer dari desa mereka. Beberapa pohon yang ada di pinggir jalan kemudian ditebang warga. Ratusan warga kemudian menduduki jalan dan melarang kendaraan lewat. Bupati Pasuruan Jusbakir yang datang ke Desa Alas Tlogo bersama Panglima Kodam V Brawijaya Mayjen Syamsul Mapareppa membantah telah menyuruh tentara mengusir warga.

Pada 14 Agustus 2008 Mejelis Hakim Pengadilan Militer III Surabaya telah memutuskan 13 prajurit TNI AL bersalah melakukan penyerangan dan penembakan kepada warga Desa Alastlogo pada tanggal 31 Mei 2007. Akibatnya, 4 orang tewas dan 8 orang mengalami luka-luka. Pengadilan menjatuhkan hukuman penjara selama 1-3 tahun.

Putusan pengadilan yang tidak berkeadilan tersebut dinilai sangat rendah. Di balik itu semua, Komnas HAM menemukan fakta adanya pelanggaran HAM serius, bentuk pelanggaran HAM serius yang terjadi antara lain perampasan hak hidup ditunjukkan dengan meninggalnya empat warga, perlakuan kejam dan tidak manusiawi berupa tembakan dan menyebabkan terlukanya delapan warga juga pelanggaran rasa aman dengan pemukulan popor senjata juga penyanderaan pada tiga warga.

Hal ini didukung dengan undang-undang 26/2000 tentang Pengadilan HAM dan juga berdasarkan Konvensi Jenewa 1949 tentang Perlindungan Korban Perang, yang telah diretifikasi oleh Indonesia, disebutkan dalam situasi perang pun penduduk sipil bukan obyek penembakan.

Memang kejadian itu sangat memprihatinkan. Semoga para korban yg tidak berdosa mendapat tempat terhormat di sisiNya..

*) iseng, ini sebenernya bahan buat tugas hukum HAM hari ini :P, kalo ada yang salah-salah tolong benerin doong, kasi masukan jg ditinjau dari segi HAM yaa teman-teman !! hehehe :))

aku, cinta dan "aku" , a confession of a narcissist..

Ada makna tersendiri dibalik kehendak-Nya menciptakan aku untuk berada di dalam raga ini, Raga yang terkadang bahkan tidak kukenali. Jiwaku seperti terperangkap dan terkekang di dalamnya. Setiap kali aku berhadapan dengan cermin, aku seolah-olah berhadapan seseorang yang asing di depan mataku, dia yang kusebut juga dengan "aku". Meskipun terkadang aku membencinya, tapi entah kenapa "aku" juga adalah orang yang terpenting dalam hidupku, sosok yang terlihat begitu lemah dan selalu ingin kulindungi.

Aku seringkali terlena dalam alam bawah sadarku, seringkali pula terlena dalam kenangan-kenangan yang indah, tempat dimana semua yang "aku" inginkan bisa jadi kenyataan. Aku begitu mencintai "aku", sehingga aku terkadang melakukan apapun untuk membuat "aku" mendapatkan semua yang diinginkannya.

Kadang-kadang dengan frontalnya, aku memaki orang lain agar "aku" tidak disakitinya. Kadang-kadang aku memakaikan topeng di wajah "aku" agar ia terlihat manis, agar teman-temannya senang bermain dengannya. Kadang-kadang aku berbicara keras-keras, berlari kencang-kencang, melompat tinggi-tinggi, melakukan semua hal yang agak berlebihan agar orang lain setidaknya memperhatikan si "aku" yang terlihat kesepian.

Ada suatu waktu dimana "aku" berkenalan dengan cinta, cinta mengajak "aku" menari-nari, mengajaknya terbang tinggi diatas langit. Sebenarnya aku agak khawatir dengannya, tapi melihat "aku" tersenyum bahagia, aku pun turut senang. Selain "aku", aku juga jadi mencintai cinta. Aku berusaha sekeras mungkin agar "aku" mendapatkan cinta. Melihat "aku" dan cinta bahagia merupakan hal yang terindah dalam hidupku.

Lalu pada suatu hari cinta berubah, cinta tidak lagi memuja "aku", sedikit demi sedikit pun terbongkar semua kebusukan cinta. Aku marah besar !! cinta telah menghina "aku" yang sangat kusayangi, Lalu kukatakan pada "aku" agar ia segera meninggalkan cinta, namun "aku" terus saja menangis, ia tidak mungkin bisa hidup tanpa cinta. Aku kesal dengan mereka, lalu aku usir saja cinta dari kehidupan "aku"

Aku lupa bahwa aku juga mencintai cinta, cinta kini membenci "aku", aku juga jadi benci dengan "aku", kadang aku ingin meninggalkan "aku" yang membuatku malu !! Aku benci "aku" !!! "aku" yang bodoh !! "aku" yang ditinggalkan cinta !! Aku ingin berpisah dengan "aku" dan pulang ke sisi Tuhan saja !! tanpa kendali jiwaku menjerit-jerit..tapi aku masih saja terperangkap disini, di ragaku yang aku benci.

Orangtuaku, saudara-saudaraku dan teman-temanku adalah kekuatanku satu-satunya saat ini. Dengan pelukan hangat ibuku, dan kata-kata darinya yang membuat aku kembali mencintai "aku" . Cinta bukan alasan yang kuat untuk membenci "aku" yang sudah bersama-sama denganku selama 20 tahun ini.

Aku merasa bersalah kepada Tuhan, karena aku ingin pergi dari "aku" yang merupakan ciptaan terindah-Nya. Aku tidak akan menyakiti "aku" lagi, akan kulakukan yan terbaik agar membuatnya bahagia..Ah, maksudku "membuatku" bahagia :))

Bandung, 20 Desember 2009
Nisa Silmi